BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang PPL
Praktek pengalaman
lapangan (PPL) adalah salah satu tugas perkuliahan yang wajib diikuti oleh
setiap mahasiswa di setiap Fakultas Tarbiyah (jurusan keguruan). Begitu juga di
Sekolah Tinggi Agama Islam negeri (STAIN) Padangsidimpuan yang menduduki
semester VIII (delapan)pada Jurusan Tarbiyah Pendidikan Agama Islam, Tarbiyah
Pendidikan Matematika, dan Tarbiyah Pendidikan Bahasa Inggris dan di
lingkungan STAIN Padangsidimpuan juga termasuk salah satu Tri Darma Perguruan Tinggi, yang program kerjanya adalah mengajar ke sekolah-sekolah layaknya seorang guru. Dalam hal ini mahasiswa dituntut untuk mengembangkan ilmu yang dipelajarinya mulai dari tingkat dasar sampai ketingkat perkuliahan dan tentunya dengan menggunakan metode-metode mengajar yang telah dipelajari sebelumnya.
lingkungan STAIN Padangsidimpuan juga termasuk salah satu Tri Darma Perguruan Tinggi, yang program kerjanya adalah mengajar ke sekolah-sekolah layaknya seorang guru. Dalam hal ini mahasiswa dituntut untuk mengembangkan ilmu yang dipelajarinya mulai dari tingkat dasar sampai ketingkat perkuliahan dan tentunya dengan menggunakan metode-metode mengajar yang telah dipelajari sebelumnya.
Praktek Pengalaman
Lapangan (PPL) jurusan
tarbiyah STAIN Padangsidimpuan dilakukan oleh setiap mahasiswa di
sekolah-sekolah, baik itu pada Sekolah Tingkat Pertama (SMP) atau yang sederajat, maupun
pada Sekolah Menengah Pertama (SMA)
atau yang sederajat yang telah ditentukan oleh
panitia. Kegiatan PPL ini lebih diterapkan pada kepada penerapan ilmu keguruan
dan ilmu pendidikan yang diperoleh selama dibangku perkuliahan oleh karena itu,
PPL merupakan bagian dari proses pendidikan yang berhubungan erat dengan
pembinaan dan pengembagan dari mahasiswa. Dengan demikian PPL menjadi bagian
dari kurikulum STAIN Padangsidimpuan dan merupakan salah satu persyaratan bagi
mahasiswa yang hendak menyelesaikanprogram S.1 (Strata 1). PPL STAIN
Padangsidimpuan diberikan kepada mahasiswa semester VIII (delapan) dengan bobot
4 sks. Dan waktu pelaksanaannya lebih kurang dua bulan.
PPL STAIN
Padangsidimpuan T.A 2011-2012
dilaksanakan pada sekolah di wilayah Pemerintah Kota Padangsidimpuan, mulai
dari tingkat SMP, MTsN sampai tingkat SLTA (SMA dan MA) baik Negeri maupun
Swasta, penulis beserta rekan
mahasiswa lainnya ditempatkan di MTs
Negeri 2 Padangsidimpuan, Jl. HT. Rizal Nurdin, kecamatan Padangsidimpuan
Tenggara. Pelaksanaan PPL ini dimulai pada
tanggal 18 Januari sampai dengan 09 Maret, dengan Dosen
Pembimbing (supervisor) Eka Sustri Harida, M. Pd.
Selama mengikuti program PPL ini penulis berusaha mengembangkan ilmu yang
dimiliki dengan rasa tanggung jawab yang penuh sebagaimana mestinya seorang
pendidik ataupun guru yang mengabdi kepada lembaga pendidikan, hal ini
dilakukan penulis dengan terlibat langsung dalam kegiatan belajar mengajar
dilokal yang dibimbing oleh guru yang sudah berpengalaman dalam bidang mendidik
yang disebut dengan pamong yaitu guru agama;
Dra. Khoiriah, MA, Fauziah Sidebang, S. Ag, dan Yusnaini Rambe, S. Pd. I,
guru bahasa inggris oleh Nikmatul Hijrah
Gultom, S. Pd dan Murti
Sasatrawati, S. Pd, guru Matematika oleh Hanna Laila, S. Pd
dan Hotna Sari, S. Pd.
Dalam hal ini penulis
mengajar di kelas VII dan
VIII.
Berikut ini adalah
laporan penulis selama mengikuti Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di MTsN 2 Padangsidimpuan.
B.
Tujuan dan Manfaat Pelaksanaan PPL
Adapun yang menjadi
tujuan dilaksanakan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) pada Jurusan Tarbiyah
STAIN Padangsidimpuan adalah sebagai berikut:
1. Untuk menumbuhkembangkan potensi calon
guru yang handal dibidang pendidikan Islam, Bahasa Inggris, dan Matematika.
2. Untuk membentuk calon guru yang mampu
memberikan indikasi bagi pendidikan islam, bahasa inggris, dan matematika
3. Untuk membentuk calon guru profesional
yang berkepribadian muslim
4. Untuk mengembangkan ilmu yang
dipelajarinya mulai dari tingkat dasar sampai ke tingkat perkuliahan
5. Untuk mengembangkan ilmu yang dimiliki
mahasiswa pada Jurusan Tarbiyah
6. Untuk mewujudkan mahasiswa yang
berkompeten, bijaksana, dan dermawan, untuk itu sebagai peserta harus
menjalankan sebagian prosedur yang terkait dengan pelaksanaan PPLyang merupakan
salah satu untuk mendapatkan gelar Strata 1 (S.1)
Selanjutnya
manfaat dilaksanakannya Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) memiliki pengalaman
dibidang mengajar, karena PPL mengemban tugas dan amanah sebagai pengajar di
lokasi PPL dan akan mendapatkan masukan-masukan dari berbagai pihak yang
terlibat dalam pelaksanaan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) seperti: Kepala
Sekolah, Guru pamong, Supervisor, guru-guru dan anggota PPL yang lain.
BAB II
PENGELOLAAN MADRASAH/SEKOLAH
A.
Sejarah Singkat Sekolah
MTs.Negeri 2 Padangsidimpuan yang
terletak di jalan Mandailing berdiri pada tahun 2004 atas inisiatif bapak
KANDEPAK Padangsidimpuan Zainal Arifin Tampubolon pada awalnya MTs.Negeri 2 Padangsidimpuan ini didirikan
bersamaan dengan MTs.S Ujung Gurap. Adapun dasar pendirian sekolah ini adalah
Karena pada saat itu KANDEPAK dan KANWIL Padangsidimpuan merasa bahwa minimnya
bangunan Sekolah Madrasah, sehingga direncanakan 5 bangunan yang ingin di
bangun. Namun keterbatasan APBD maka pada saat ini baru dua sekolah yang bisa
di bangun yaitu MTs.N2 Padangsidimpua n dan MTs.S yang berada di ujung gurap.
Adapun
surat keputusan tentang pendirian Madrasah/sekolah ini disahkan oleh KANWIL
Padangsidimpuan pada tanggal 23
Desember
2004, dimana lokal bangunannya berupa tanah yang dihibahkan oleh masyarakat PAL
IV pijorkolng, yang terdiri dari 6 lokal. Dari awal berdirinya, sekolah di
kepalai oleh Drs.Awaluddin Riitonga. Namun pada tahun 2010, beliau meninggal
dunia, dan sekarang sekolah tersebut dipimpin oleh Drs. H. M. Basyri Nst yang dibantu oleh
bapak PKM yang terdiri dari urusan kurikulum:
Drs. Zamaluddin Hrp, urusan kesiswaan oleh Ibu : Yusnaini Rambe, S. Pd. I dan
sarana prasarana oleh bapak : Drs. Saiful Safri.
Sehubungan dengan
usianya yang masih muda , Madrasah/ sekolah ini masih dalam tahapan renovasi
dan penambahan sarana prasarana. Saat ini MTs.N 2 ini telah memiliki 11 ruang belajar, 1 ruang
guru, 1 ruang perpustakaan dan ruang laboratorium dan musholla yang masih dalam
tahap pembangunan.
B.
Letak Geografis Sekolah
MTs.Negeri 2 Padangsidimpuan apabila dilihat dari segi fisiknya
cukup memadai dan bisa dikatakan
baik. MTs.Negeri
2 Padangsidimpuan terletak diatas lahan tanah seluas ± 5.000
2.
MTs.Negeri 2 Padangsidimpuan terletak ± 6,5 Km dari pusat kota
Padangsidimpuan yang beralamat di Jl.
H.T. Rizal Nurdin, Kecamatan Padangsidimpuan
Tenggara.
Dapat dikatakan MTs.Negeri
2 Padangsidimpuan:
·
Sebelah
Utara berbatasan dengan perkebunan masyarakat
·
Sebelah
Timur berbatasan dengan perkebunan dan perumahan
masyarakat
·
Sebelah
Selatan berbatasan dengan perkebunan,
dan
·
Sebelah
barat berbatasan dengan sekolah MIN
C.
Stuktur dan Sistem Organisasi
MTs.Negeri 2 Padangsidimpuan
STRUKTUR
ORGANISASI MTs.NEGERI
2 PADANGSIDIMPUAN
KEPALA MADRASAH
WALI
KELAS KTU
GURU
T.U
OSIS
SISWA
D. Struktur Rotasi Jabatan Guru
NO
|
NAMA
|
NIP
|
LK
|
GOL
|
JABATAN
|
PR
|
RUANG
|
||||
1
|
Drs. H.M.
Basyri Nst
|
1959 1009
1986 03 1 005
|
Lk
|
IV/a
|
Kepala
|
2
|
Drs.Mursalin
Harahap
|
1967 0723
1993 03 1 003
|
Lk
|
IV/a
|
KTU
|
3
|
Hj. Rupana
BA
|
1956 0913
1983 03 2 001
|
Pr
|
IV/a
|
Guru
|
4
|
Dra.
Hoiriah
|
150 284
028
|
Pr
|
IV/a
|
Guru
|
5
|
Maralias
Siregar, S.Ag
|
150 284
660
|
Lk
|
IV/a
|
Guru
|
6
|
Nini
Aprida S.Pd
|
150 288
156
|
Pr
|
IV/a
|
Guru
|
7
|
Faridah
Harahap, SE
|
1963 0222
1994 03 2 002
|
Pr
|
III/d
|
TU
|
8
|
Faujiah
Sidebang S.Ag
|
1974 0819
1997 03 2002
|
Pr
|
III/d
|
Guru
|
9
|
Siti
Junaida Harahap S.Ag
|
1971 0526
1998 03 2003
|
Pr
|
III/c
|
Guru
|
10
|
Abdul
Rahman Ritonga S.Pd
|
1978 1007
2005 01 1 006
|
Lk
|
III/c
|
Guru
|
11
|
Yusnaini
Rambe S.PdI
|
150 295
570
|
Pr
|
III/c
|
Guru
|
12
|
Elfi Zahra
Nasution, SPd
|
150325317
|
Pr
|
III/c
|
Guru
|
13
|
Herawati
Hutabarat, SPd
|
1970 0314
1999 03 2 001
|
Pr
|
III/c
|
Guru
|
14
|
Sri Indra
Kesuma S.Pd
|
150 381
045
|
Lk
|
III/b
|
Guru
|
15
|
Mismida
S.Pd
|
150 378
924
|
Pr
|
III/b
|
Guru
|
16
|
Drs.
Zamaluddin
|
1966 1025
2006 04 1 001
|
Lk
|
III/b
|
Guru
|
17
|
Drs.
Saiful Safri Dalimunthe
|
1962 1111
2000 03 1 001
|
Lk
|
III/b
|
Guru
|
18
|
Lisda
Khoiriah S.PdI
|
150 342
014
|
Pr
|
III/b
|
Guru
|
19
|
Nurhamidah
Siregar, SPd
|
150341365
|
Pr
|
III/b
|
Guru
|
20
|
Hotnasari
Pohan, SPd
|
1978 0222
2005 01 2 003
|
Pr
|
III/b
|
Guru
|
21
|
Murti
Sastrawati Dly S.Pd
|
150 412
756
|
Pr
|
III/a
|
Guru
|
22
|
Keptidawarni
Dlt S.PdI
|
150 412
756
|
Pr
|
III/a
|
Guru
|
23
|
Abdul
Hakim Siregar, S.Pd.I
|
1976 0101
2009 12 1 007
|
Lk
|
III/a
|
Guru
|
24
|
Hanna
Laila, S.Pd
|
1982 0313
2009 12 2 004
|
Pr
|
III/a
|
Guru
|
25
|
Martua
Roni Rakhmat, S.Pd
|
1979 1207
2009 12 1 003
|
Lk
|
III/a
|
Guru
|
26
|
Sarifah
Hanum Siregar, S.S
|
1988 0415
2011 01 2 013
|
Pr
|
III/a
|
Guru
|
27
|
Hasan
Basri
|
1980 0627
2995 01 1 006
|
Lk
|
II/b
|
Guru
|
28
|
Ika Aliana
Ritonga
|
1984 0405
2005 01 2 004
|
Pr
|
II/b
|
TU
|
29
|
Mulia
Nasution, S.Pd.I
|
GTT
|
Lk
|
Guru
|
|
30
|
Irpan Ali
Syukri, S.Pd
|
GTT
|
Lk
|
Guru
|
|
31
|
Fitri Sri
Hartati, S.Pd
|
GTT
|
Pr
|
Guru
|
|
32
|
Naimah
Daulay, S.Pd.I
|
GTT
|
Pr
|
Guru
|
|
33
|
Nurhalijah
Pohan, S.Pd
|
GTT
|
Pr
|
Guru
|
|
34
|
Milpa
Hannum, S.Pd.I
|
GTT
|
Pr
|
Guru
|
|
35
|
Rafni Dewi
Yanti, S.Pd
|
GTT
|
Pr
|
Guru
|
|
36
|
Nila
Suaidah, S.Pd
|
GTT
|
Pr
|
Guru
|
|
37
|
Evi
Wahyuni, S.Pd
|
GTT
|
Pr
|
Guru
|
|
38
|
Ikhsan
Sahomi,
|
GTT
|
Lk
|
Guru
|
|
39
|
Nurhijriah,
S.Pd
|
GTT
|
Pr
|
Guru
|
|
40
|
Sahmidar
Ritonga, S.Pd
|
GTT
|
Pr
|
Guru
|
|
41
|
Jum'atil
Syawal Srg.,S.PdI
|
GTT
|
Lk
|
Guru
|
|
42
|
Rizki
Fauziah Ritonga
|
TU
|
Pr
|
TU
|
E. Sumber
Keuangan
Sumber
keuangan MTs.N2 Padangsidimpuan berdasarkan keterangan yang diperoleh adalah :
- Dana APBN yang digunakan untuk gaji PNS
- Dana BOS yang digunakan untuk gaji guru honor, biaya operasional sekolah baik untuk pemaliharaan gedung sekolah maupun peralatan sekolah lainnya.
F. Sistem Kerja Dalam Kegiatan
1.
Piket
Setiap
sekolah umum pada umumnya memiliki petugas (piket harian baik di lingkungan guru
maupun di lingkungan siswa).
Adapun
tujuan di tetapkannya piket (tugas harian) adalah untuk mengatasi berbagai masalah
sehingga proses
belajar mengajar berlangsung dengan baik. Adapun pelaksanaan piket ini khususnya guru di
MTs.N2 padangsidimpuan adalah secara bergantian
sesuai dengan jadwal piket yang di tetapkan selama hari efektif belajar setiap
hari petugas piket melaksanakan tugas sebagaimana yang telah di ditentukan antara lain:
a. Hadir sebelum kegiatan belajar mengajar
(07.00 wib)
b. Pulang setelah kegiatan belajar mengajar
berakhir (14.00 wib)
c. Mengawasi kehadiran guru dan siswa
d. Mengawasi pelaksanaan
kegiatan belajar mengajar
e. Mengawasi pelaksanaan kegiatan
kebersihan
f. Mengawasi siswa yang terlambat
g. Mengimpal guru yang tidak hadir
h. Mencatat siswa yang idak hadir
i.
Memberi
izin kepada siswa yang permisi dari lokasi MTs.N2 Padangsidimpuan.
j.
Menerima
tamu
k. Menanda tangani daftar piket
l.
Memeriksa
kembali guru piket dan daftar
hadir piket
2. Hari
Besar
Setiap hari besar akan
diperingati misalnya HUT RI, Hari Kartini, Hari Guru dan Hari Besar Islam
lainnya seperti Isra’ Mi’raj dan Maulid Nabi.
3.
Hari Libur
Libur
dilaksanakan sesuai dengan peraturan-peraturan yang ditentukan sesuai dengan
kalender pendidikan.
4.
Upacara Penaikan Bendera
Upacara
dilaksanakan 1 kali seminggu yaitu setiap hari senin.
5.
Tata
Tertib Guru
Adapun tata tertib guru MTs. N2 Padangsidimpuan adalah:
I.
Pelaksanaan
Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)
1. Setiap guru wajib hadir 6 hari kerja
setiap minggunya.
2. Guru memuat program
administrasi pembelajaran (prota,prosem, slabus, RPP, KKM)
3. Setiap guru yang masuk pada hari senin wajib
mengikuti upacara bendera
4. Guru PNS wajib hadir pada jam pertama
sampai dengan jam akhir pelajaran
5. Bagi guru yang masuk jam 1 harus
mengikuti kegiatan pagi (pengembangan diri siswa)
6. Bagi dewan guru tidak diperkenankan
meninggalkan kelas, madrasah tanpa izin piket,PKM, kepala madrasah
7. Memungut uang dari siswa tidak diperkenankan tanpa
seizin PKM atau kelapa madrasah
8. Bagi bapak guru dilarang merokok di
kelas sewaktu belajar
9. Melaksanakan bimbingan kepada siswa
sebanyak 6 siswa untuk 1 guru
10. Setiap guru piket harus datang sebelum bel bernyunyi,
dan pulang setelah jam pelajaran berakhir.
11. Guru piket wajib melaksanakan dan
mengikuti piket harian
12. Bagi wali kelas bertanggung jawab atas
kebersihan, keamanan, dan ketertiban kelas
13. Setiap wali kelas melaksanakan latihan
upacara bagi anak didiknya
II. Kehadiran
1. Setiap guru hadir di madrasah 5 manit
sebelum jam pelajaran di mulai
2. Setiap guru yang tidak hadir wajib
menginformasikannya kepada piket, PKM, atau kepala sekolah.
III.
Busana
1.
Ibu Guru
a. Berbusana muslim dengan kelonggaran 3 cm dari kiri dan
kanan, 10 cm dari lutut serta memakai jilbab ukuran 110 cm.
b. Memakai sepatu hitam
atau cokelat serta memakai kaos kaki
c. Bahan pakaian tidak terbuat dari kaos
atau switter
2. Bapak Guru
a. Berpakaian sopan, rapi dan tidak terbuat dari kaos
b. Memakai peci pada hari senin dan jum’at
c. Memakai sepatu hitam atau coklat serta
memakai kaos kaki
IV. Sosial
1. Setiap guru diwajibkan membayar uang
iuran social setiap bulan dengan jumlah yang telah ditentukan
2. Bentuk-bentuk santunan yang diberikan
adalah :
i.
jika
ada kemalangan baik keluarga atau mertua
ii.
pernikahan
iii.
kelahiran
anak
iv.
pindah
dari sekolah asal
v.
sakit
(opname)
3. Setiap santunan tersebut diatas
dikenakan biaya Rp.10.000 (ditanda tangani oleh kepala sekolah )
6.
Tata Tertib Siswa
a) Siswa
harus hadir di sekolah pada :
i.
Hari Senin Pukul 07.15 WIB
ii.
Selasa
s/d Sabtu Pukul 07.00 WIB
b)
Siswa harus mengikuti upacara bendera setiap
hari Senin
c)
Sebelum memasuki kelas siswa lebih dulu
berbaris di depan kelas dan memberi salam kepada guru
d)
Sebelum pelajaran dimulai terlebih dahulu
berdo’a dan ketika pelajaran terakhir membaca suroh-suroh pendek yang telah
ditetapkan
e)
Setiap siswa bertanggung jawab akan keamanan,
ketertiban, kebersihan dan keindahan sekolah
f)
Setiap siswa memungut sampah yang berserakan
di kelas sebelum jam pelajaran pertama dimulai
g)
Pakaian olahraga dipakai hanya pada waktu jam
olahraga
h)
Siswa yang terlambat tidak dibenarkan masuk
tanpa izin yang resmi dari guru piket
i)
Siswa yang absent tanpa alasan yang dapat di
benarkan :
a. Pertama kali : Dinasehati oleh wali kelas
b. Kedua kali : Diperingati oleh wali kelas
c. Ketiga kali : Peringatan kedua oleh wali
kelas
d. Keempat kali : Orang tua dipanggil / peringatan terakhir
j)
Keterlambatan guru dalam kelas lebih dari 5
menit dalam jam pelajaran ketua kelas melaporkannya kepada piket
k) Siswa
tidak boleh meninggalkan kelas pada jam terakhir sebelum guru keluar
l)
Buku kegiatan belajar setiap hari diletakkan
di meja guru dan dikontrol oleh ketua kelas
m) Pada jam
istirahat pertama absent kelas diisi oleh sekretaris kelas ke dalam buku piket
n) Setiap
siswa wajib mengikuti kegiatan yang ditentukan guru / wali kelas baik di
sekolah maupun di luar sekolah
o) Siswa
yang tidak hadir dengan alasan :
iii.
sakit, suratnya harus ditandatangani / di
stempel : Lurah / Kepala Lingkunagan / guru
yang berdomisili setempat atau orangtua langsung memberitahukannya
iv.
Izin, sama dengan alasan sakit
v.
Bila lebih dari 3 (tiga) hari point 15.a harus
dilengkapi dengan Surat Keterangan dari Mantri/Dokter
p)
Bagi siswa laki-laki diharuskan memakai peci
setiap hari Senin dan Jum’at di lingkungan sekolah
q)
Bagi siswa laki-laki memakai dasi di
lingkungan sekolah.
r)
7.
Larangan
1. Tidak boleh membawa buku selain yang
dipergunakan untuk pelajaran
2. Tidak boleh menerima tamu dilingkungan
sekolah sebelum ada izin dari piket
3. tidak boleh membawa perhiasan, yang
tidak diperlukan di sekolah
4. dilarang merokok dan membawanya sekolah
5. dilarang membawa benda-benda tajam atau
benda-benda terlarang lainnya
6. tidak dibenarkan berambut gondrong.
Ukuran rambut siswa adalah:
a. dibagian muka tidak boleh menyentuh alis
mata
b. disamping tidak boleh menyentuh daun
telinga
c. dibelakang tidak boleh menyentuh kerah
baju
Catatan:
Pelanggaran
terhadap tata tertib di atas akan dikenakan sangsi sesuai dengan peraturan di
sekolah (di tanda tangani kepala sekolah)
8.
Tugas
Guru
a) Mengembangkan
kepribadian: bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Siswa, berperan dalam masyarakat
sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) yang berjiwa pacasila, mengembangkan
sifat-sifat yang disyaratkan bagi profesi keguruan
b) Menguasai landasan
pendidikan: mengenal tujuan
pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan Nasional, mengenai prinsip-prinsip
psikologi pendidikan, mengenal sekolah dan masyarakat sehingga dapat
dimanfaatkan dalam proses belajar mengajar
c) Menguasai bahan
pengajaran: menguasai bahan pengajaran dengan pengetahuan silabus dan kurikulum
d) Menguasai program
pengajaran: menciptakan tujuan pengajaran, memilih dan mengembangkan bahan
pengajaran, strategi belajar mengajar, media pengajaran yang sesuai serta
memilih dan memanfaatkan sumber belajar
e) Melaksanakan program
sekolah: menciptakan iklim belajar, mengatur ruang belajar, mengelola interaksi
belajar mengajar
f) Menilai hasil dan proses
belajar yang telah dilaksanakan: menilai proses murid untuk kepentingan
pengajaran serta menilai proses belajar yang dilaksanakan
g) Melaksanakan program
bimbingan: bimbingan siswa yang mengalami kesulitan belajar, siswa yang
berkeinginan dan memliki bakat khusus dan bimbingan siswa untuk menghargai
pekerjaan di masyarakat
h) Menyelenggarakan
administrasi sekolah: mengenal dan melaksanakan kegiatan administrasi sekolah
i)
Melaksanakan interaksi dengan sesama:
berinteraksi dengan para guru untuk meningkatkan kemampuan propesional keguruan
dan meningkatkan visi dan misi pendidikan. Berintraksi dengan masyarakat
sekitar
j)
Menyelenggarakan penelitian sederhana
untuk keperluan pengajaran: mengkaji konsep dasar penelitian ilmiah dan
melaksanakan penelitian sederhana
9.
Tugas
Wali Kelas
1. memahami karakter siswa-siswa kelas yang
di asuhnya
2. mengatur ruangan kelas dan membuat lay
out kelas yang di asuhnya
1) menjalin hubungan yang harmonis dengan
siswa
2) menjalin hubungan dengan orang tua siswa
3) menghubungi orang tua murid jika ada
yang penting
4) menyimpulkan nilai siswa dari para guru
bidang studi dan menyusunnya dalam Daftar Kumpulan Nilai (DKN)
5) mengisi dan membagi rapot
6) membantu bendaharadalam mengumpulkan SPP
dan sumbangan lainya
7) membantu guru BP dalam menangani kasus
siswa
8) membina potensi dan kepribadian siswa
9) membantu siswa dalam memecahkan
masalahnya
10) mengajar bidang studi yang telah
ditetapkan sesuai dengan jam pelajaran
11) membuat laporan berkala
Adapun
hubungan sekolah dengan masyarakat (komite sekolah) adalah sesuai dengan pertimbangan
sebagai berikut:
a. sekolah bersama masyarakat dan
pemerintah bekerja sama dalam meningkatkan kualitas pendidikan
b. sekolah bersama masyarakat dan
pemerintah bekerja sama dalam mengembangkan kurikulum melalui pengambilan
keputusan bersama
c. sekolah melakukan hubungan kerja sama
dengan bidang perindustrian yang bersangkutan
d. dalam meningkatkan dukungan dan peran
serta orang tua siswa dan masyarakat perlu adanya wadah yang disebut dengan
komite sekolah
10.
Bimbingan dan Konseling
Pelayanan bimbingan
penyuluhan di MTsNegeri 2 Pijorkoling dilakukan setiap hari. Apabila ada siswa
yang bermasalah misalnya terlambat, absen atau yang melanggar tata tertib
sekolah maka guru atau piket memberikan hukuman atau sanksi kemudian
menasehatinya.
Dan
jika ada siswa yang bermasalah dalam kelas atau bidang studi memberikan arahan
dan bimbingan kepada siswa tersebut. Jika siswa yang bersangkutan belum ada
perubahan setelah 3 hari peringatan, maka wali kelas berhak memanggil orang tua
atau wali siswakemudian diserahkan kepada guru BP. Guru BP mensehati dan
memberikan suatu perjanjian itu dilanggar maka siswa dikeluarkan dari sekolah.
G.
Kondisi Fisik Madrasah
Kondisi
fisik madrasah ini sudah cukup baik dan layak digunakan untuk proses belajar
mengajar. Madrasah ini telah memiliki 11 ruang belajar
permanen, dan beberapa diantaranya berlantai keramik. Selain itu, madrasah ini
memiliki 1 buah kantor guru, ruang olah raga, perpustakaan, ruang laboratorium
dan musholla yang cukup besar yang masih dalam tahap pembangunan dan sebuah
lapangan volly.
H. Keadaan
Perlengkapan Sarana dan Prasana Belajar
Untuk
menunjang kegiatan pendidikan pada suatu sekolah, diperlukan sarana dan prasana
yang memadai. Dari observasi penulis prasana dan prasana MTs. Negeri 2 Padangsidimouan adalah
sebagai berikut:
NO
|
Sarana
Prasana
|
Keterangan
|
1
|
Lahan/bangunan
|
5000 m2
|
2
|
Ruangan belajar
|
11 ruangan
|
3
|
Ruangan Laboratorium
|
1 Ruangan
|
4
|
Ruangan guru
|
1 ruangan
|
5
|
Ruangan Perpustakaan
|
1 ruangan
|
6
|
Ruangan Kepala
Sekolah
|
1 ruangan
|
7
|
Musholla
|
Tahap pembangunan
|
8
|
Sarana Olahraga
|
Ada
|
9
|
Sarana Telephon
|
Ada
|
10
|
Sarana Listrik
|
Ada
|
11
|
Ruang Bimmbingan
Olimpiade
|
Tidak ada
|
12
|
Gudang
|
Ada
|
13
|
Kantin
|
Ada
|
14
|
Kamar Mandi
|
4 buah
|
15
|
Rumah Penjaga Sekolah
|
Ada
|
BAB III
PELAKSANAAN PPL
A.
Administrasi
Praktek Pengalaman Lapangan STAIN Padangsidimpuan ini secara resmi
dimulai dari tanggal 18 Januari 2012 dan berakhir pada tanggal 09 Maret 2012.
Sebagaimana biasanya sebelum melaksanakan praktek pengalaman lapangan ini
diberikan bimbingan dari STAIN Padangsidimpuan atau disebut dengan pembekalan
yakni selama 12 - 13 Januari 2012, dan pembekalan terakhir pada hari kedua
dibagikan kelompok dan nama sekolah yang akan menjadi lokasi praktek pengalaman
lapangan. Penulis ditempatkan di MTs. N 2 Padangsidimpuan dengan jumlah seluruh
anggota 7 orang yaitu:
1.
Mhd. Bayu Mubarok
2.
Fitrah Eko Priyanto
3.
Junita Lubis
4.
Sahmi Nst
5.
Efrida Yanti
6.
Anti Hasibuan
7.
Hakimah
Sebelum kelokasi
PPL semua peserta PPL lainnya harus mempersiapkan perlengkapan administrasi dan
perlengkapan PPL lainnya sebagaimana yang telah ditetapkan panitia pelaksana
seperti: surat-surat dan kartu peserta PPL yang disediakan sebelumnya, dengan
demikian proses pelaksanaan PPL ini bias berjalan dengan lancar. Dalam hal ini
penulis ditetapkan melaksanakan PPL di MTs Negeri 2 PAL-IV Pijorkoling
Padangsidimpuan Tenggara.
B.
Pendidikan dan Pengajaran
Setelah
berada di lokasi PPL kegiatan yang dilakukan adalah:
1. Orientasi
Yaitu menemui kepala sekolah yang
di pandu oleh dosen pembimbing/ supervisor, sebagai tanda penyerahan peserta
PPL selama 1 bulan. Dan pada masa orientasi ini kepala sekolah memberikan
gambaran tentang keadaan sekolah, peran guru dan muridnya serta siapa yang
terkait di sekolah. Pada masa ini juga guru pamong memperkenalkan diri dan
memberikan bimbingan kepada peserta PPL, sehingga peserta PPL dapat mengetahui
bagaimana proses pelaksanaan PPL selama 1 bulan ke depan, dalam hal ini peserta
PPL dapat melaksanakan prosesbelajar mengajar, dengan pedoman RPP yang telah
ditentukan berdasarkan silabus dan kurikulum yang diberikan guru pamong.
Pada masa orientasi ini juga
peserta PPL memperkenalkan diri kepada guru bidang studi MTs Negeri 2 PAL-IV
Pijorkoling, dan selanjutnya perkenalan kepada seluruh siswa setelah diadakan
observasi di lokasi PPL.
2. Bimbingan
Selama pelaksanaan PPL, peserta PPL
mendapat bimbingan dari kepala sekolah, PKM maupun guru pamong yang
bersangkutan. Dalam ruangan kelas peserta PPL memberi materi pembelajaran yang
disetujui oleh oleh guru pamong berdasarkan persetujuan RPP yang telah dibuat.
Dalam hal ini guru pamong berada di kelas selama jam pelajaran untuk mengawasi
dan menilai sejauh mana kemampuan peserta PPL dalam menyampaikan materi pelajaran.
Kemudian guru pamong memberi bimbingan dan masukan kepda peserta PPL di ruangan
guru setelah setelah jam pelajaran selesai, dan jika masih ada kekeliruan dan
kekurangan alam peraktek mengajar maka peraktek mengajar maka guru pamong akan
mengarahkan pesrta PPL untuk memperdalam dan mempelajari kembali beberapa hal
tyang perlu di perhatikan dalam hal mengajar seperti teknik membuka pelajaran
baik ia teknik maaupun penggunaan media dan pemilihan metode dan metode yang
tepat untuk yang sesuai dengan bidang studi yang di ajarkan.
3. Penilaian
Selama
berada di lokasi PPL pesrta PPL dinila oleh kepala sekolah dan guru
pamong yang bersangkutan. Baik di aspek personal maupun social peserta PPL. Dan
jika ada kekeliruan maka kepala sekolah dan guru ppamong berhakmemberi arahan
dan membanu ppesrta PPL dalam masalah yang di hadapi , penilaian ini diberikan
sesuai dengan kemampuan masing-masing peserta PPL .khususnya guru pamong
memberiikan penilaian setiap tatap muka sesuai dengan rekap nilai selama 16 x
pertemuan
C. Bimbingan dan Konseling
Sebagai peserta Praktek Pengalaman Lapangan masih
banyak kekurangan dan hambatan yang dihadapi oleh mahasiswa Praktek Pengalaman
Lapangan
dalam menjalankan tugasnya waktu proses belajar
mengajar, disinilah peran aktif guru pamong untuk memberikan arahan, bimbingan, kritikan, saran dan
masukan agar tercapai proses belajar mengajar yang baik serta sesuai dengan apa
yang diharapkan.
D.
Kegiatan Harian
Setiap
hari seluruh mahasiswa PPL yang bertugas di MTs.N2 padangsidimpuan melaksanakan
kegiatan seperti yang ada pada petunjuk pada buku pedoman PPL, seperti kegiatan
belajar-mengajar , melaksanakan piket sama seperti halnya guru- guru yang ada
di MTs.N2 padangsidimpuan, mahasiswa juga mematuhi semua aturan- aturan yang
ada di sekolah, mahasiswa juga datang
dan pulang di sekolah sesuai dengan jam sekolah yang telah di tentukan.
BAB IV
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Praktek Pengalaman Lapangan merupakan salah satu syarat bagi mahasisiwa
STAIN Padangsidimpuan untuk menyelesaikan program S.1 dan merupakan integral
dari hasil kurikulum STAIN Padangsidimpuan, mempunyai manfaat yang sangat besar
bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan mengajar dan berbagai hal yang
terkait dengan Praktek Pengalaman Lapangan.
Praktek Pengalaman Lapangan STAIN Padangsidimpuan di
MTs. N 2 Padangsidimpuan yang pada tahun ini seluruh
peserta PPL Alhamdulillah berjalan dengan baik dan tanpa ada kendala
yang berarti. hal ini karena bantuan dari semua pihak dan bantuan dari
Supervisor kami yang selalu memberikan semangat kepada kami peserta Praktek Pengalaman lapangan.
B.
Saran-saran
1.
Kepada pihak MTs. N 2 Padangsidimpuan diharapkan dapat membantu memberikan lebih banyak kontribusi
positif yang berupa arahan, saran dan bimbingan terhadap peserta Praktek
Pengalaman Lapangan (PPL)sehingga para calon guru dapat menjadi Guru yang
berkualitas di masa yang akan datang..
2.
Kepada pihak STAIN Padangsidimpuan mengingat Praktek pengalaman Lapangan
ini sangat besar manfatnya ada baiknya untuk tahun depan
ditambah waktu pelaksanaannya
hal ini juga diminta oleh beberapa guru ataupun pamong
dengan waktu yang ditetapkan pihak STAIN Padangsidimpuan yakni 2 bulan penuh kurang memadai.
3.
Memberikan pembekalan lebih mendalam dalam mengkonsep, dan menyusun
kelengkapan administrasi pengajaran, seperti, RPP, Silabus, ProTa, ProSem, KTSP
dan LKS.