Bulan
Ramadhan kembali kita jumpai. Bulan yang penuh barokah, rahmat dan
ampunan dari Allah. Bulan yang dipenuhi dengan banyak pahala yang berlipat
ganda dalam segala aktivitas yang kita lakukan di dalamnya. Jangankan
beribadah, tidur saja berpahala bagi yang berpuasa. Suatu keutamaan yang sangat
besar bagi kita ummat Nabi Muhammad SAW.
“Barang siapa yang gembira dan bahagia
dengan tibanya bulan Ramadhan, maka Allah haramkan jasadnya disentuh api neraka“,
begitu sabda nabi Muhammad SAW.
Di akhirat nanti hanya ada
syurga dan neraka. Kalau api neraka
saja tidak mau menyentuh, maka tempat yang layak tiada lain adalah sorga Allah SWT. Amien.
saja tidak mau menyentuh, maka tempat yang layak tiada lain adalah sorga Allah SWT. Amien.
Banyak amalan yang biasa dilakukan Nabi pada bulan
puasa. Di antara yang saya ketahui ( semoga kita bisa mengamalkan )
adalah memperbanyak membaca Alquran, i’tikaf di dalam masjid, banyak bersedekah
dll. Dengan amalan yang sedikit saja akan diganjar dengan pahala yang
berlipat-lipat oleh Allah.
Berpuasa di bulan Ramadhan
adalah wajib bagi orang yang beriman. ” Wahai orang yang beriman,
diwajibkan pada kamu sekalian berpuasa sebagaimana telah diwajibkan terhadap
kaum sebelum kamu, agar kamu semua bertakwa“. Inti dari puasa adalah
iman dan takwa. Momentum puasa adalah untuk menguji sejauh mana tingkat
ketakwaan dan keimanan kita kepada Allah SWT.
“Barang siapa yang berpuasa karena
dorongan iman dan mengharap ridho Allah, maka telah diampuni dosanya baik yang
telah lalu dan yang akan datang“, sabda Nabi SAW.
Indahnya puasa Ramadhan.
Indahnya pahala Ramadhan. Indahnya ampunan, kasih sayang, dan
barakah Allah pada bulan Ramadhan. Semoga kita semua akan bisa melaksakanannya
dengan sebaik-baiknya.